Puisi - Insan



Pancaran dari wajahmu
Selalu bisa menghapus rasa sedihku
Tatapan matamu
Selalu bisa membuatku tersenyum

Senyummu
Selalu menjadi penyejuk jiwaku
Karna itulah dirimu menjadi pujaan hatiku

Hadirmu yang membawa warna baru untukku
Hadirmu yang membawa kenyamanan hati
Hadirmu yang mampu mengubah hidup ini secara perlahan

Kutahu kau hanyalah mimpiku
Kutahu aku hanya bisa membuat suatu impian tanpa bisa mencapainya
Kutahu aku hanya bisa berangan-angan
Kutahu aku hanya bisa berharap

Berharap di setiap bayangan menjadi nyata
Berharap dari setiap mimpi menjadi nyata
Tapi kusadar itu hanya angan-angan saja

Entah itu larangan ataupun cobaan
Sering kali menjadi halangan
Setiap kali kumencoba untuk mengatakan

Kutahu ku bukan seseorang yang kau inginkan
Kutahu ku bukan sosok orang yang kau simpan

Walau hanya sementara
Kan kuucap terima kasih padamu

Mungkin harus kubuang
Mungkin juga harus kulupakan
Mungkin pula harus kuubah ingatanku

Dan hanya lewat kata-kata ini sisipkan semuanya

Tatapan matamu kan selalu kurindu
Senyummu kan selalu kurindu
Dan bahagiamu kutunggu
Karna bahagiamu juga bahagiaku

Ahmad Hafizh Monday, March 28, 2016
Cerpen - Kisah Sepasang Kekasih


disuatu ketika ada sepasang suami istri
istri sepulang dari kantor yang di antar dengan orang lain
suami hanya melihat dengan wajah senyum
ketika di tegur , istrinya marah-marah
keesokan harinya, sang suami bertanya kepada istrinya “itu siapa?”
istri hanya diam, beberapa waktu istri berbicara “bang , maaf sepertinya kita harus pisah” berbicara dengan lembut
sang suami bertanya “kenapa dek?” , istri pun menjawab “sepertinya kita sekarang beda”
suami tersenyum dan berkata “akan kupenuhi permintaanmu, tapi apakah aku boleh meminta suatu hal?”
istri bertanya “apa itu bang?” , suami menjawab “kupenuhi permintaanmu,tetapi setelah anak kita selesai mengikuti ujian sekolah”
istri berkata “baiklah” , suami bertanya lagi “apa kuboleh minta satu hal lagi?”
istri bertanya “apa?” , suami berkata “selama sampai anak kita selesai ujian apakah kamu mau bersikap seperti biasanya?”
“iya baiklah” kata sang istri menyaut dengan gugup.
hari pertama anak mereka ujian , pada sarapan sebelum anaknya berangkat sekolah dan istrinya berangkat kerja, mereka bergandengan tangan dan istri memeluk suami dengan gugup.
pasangan itu berpelukan sampai anaknya di jemput mobil jemputan sekolahnya.
setelah anaknya sekolah , sang istri di jemput toni(kekasih sang istri) , sang suami hanya melihat dari jendela dengan wajah sedih.
hari kedua , masih sama mereka berpelukan dengan gugup.
dan hari ketiga , rasa gugup sudah mulai berkurang karna sudah terbiasa kembali.
hari ke empat , rasa gugup berkurang rasanya rasa kasih dan cinta tumbuh kembali di hati sang istri
hari kelima, sang istri tidak gugup lagi memeluk suaminya, dan anknya berkata “ayah dan ibu sangat mesra hari ini”
mereka tersenyum dan mengelus kepala anaknya.
hari keenam hari terakhir anaknya ujian, mereka tidak melakukan itu.
sang isti bertemu dengan toni , sang istri berkata kepada toni “sepertinya aku akan membatalkan rencana pernikahan kita, dan rencana perceraian ku dengan suamiku”
toni bertanya “mengapa?” , istri menjawab ” sepertinya kami terlewatkan 1 hal selama ini, rasa saling tulus , rasa saling ingin bersama”
toni pun diam, dan istri pulang kerumah dengan tergesa-gesa .
sesampai dirumah , rumah kosong tidak ada orang, dan istri masuk kekamar dan melihat sang suami terbaring dan diam dengan memegang selembar kertas surat di tangannya.
sang suami meninggal karena sakit kangker yang di deritanya , dan dia hanya diam tidak memberi tahu sang istri.
dalam surat itu berisi
“sayang terima kasih telah menemaniku selama ini, terima kasih telah menyayangiku selama ini,
sayang aku sangan menyayangimu dan mencintaimu, aku menderita sakit sudah lama, tetapi aku tidak tega untuk memberi tahumu
karna aku tidak ingin kamu merasa sedih karnaku, jaga anak kita, rawat dia, sayangi dia”

CINTA BUKAN HANYA MERASAKAN APA YANG INGIN DIRI SENDIRI RASAKAN SAJA
TAPI CINTA ITU MERASAKAN APA YANG HARUS DIRASAKAN BERSAMA.
CINTA BANYAK HAL YANG TERJADI, BERPINDAH HATI HILANG RASA CINTA.
TETAPI COBA FIKIRKAN DAN RASAKAN APA YANG BELUM KALIAN RASAKAN BERSAMA, DAN COBALAH BERKATA UNTUK SALING MERASAKAN HAL ITU.
DAN JANGAN MENCINTAI MENGGUNAKAN EGOIS ATAU KEHENDAK DIRI SENDIRI.
JALANI CINTA YANG SEDANG BERJALAN , AKAN PERIH KEHILANGAN JIKA ANDA SUDAH SANGAT MENCINTAI ORANG TERSEBUT TETAPI SEBELUMNYA ANDA HANYA MENGABAIKANYA.

Ahmad Hafizh
Cerpen - Kasih Sayang Orang Tua



disuatu kota ada sepasang suami istri
dimana sang istri baru saja melahirkan
dan seorang istri tersebut yang baru melahirkan dengan penuh kebahagiaan bertanya kepada dokter tentang bayinya
"Dok, bisakah saya melihat bayi saya?"
Sang dokter pun menjawab
"Iya bu, bisa"
sang dokterpun memberikan bayi tersebut kepada sang ibu dari anak tersebut
Ketika gedongan bayi itu berpindah ke tangan sang ibu, sang ibu pun dengan pelan membuka selimut yang membungkus wajah sang bayi
bayi laki-laki yang sangat lucu, sang ibu menarik nafasnya dan tersenyum ketika melihat wajah sang bayi laki-lakinya itu.
Dan sang ketika sang ibu membuka semua selimut yang membungkus wajah sang bayi, ibu itu menahan nafas.
Dokter yang membantu persalinannya itu pun berbalik menghadap keluar jendela.
Bayi itu terlahir tanpa kedua buah telinga.

Waktu demi waktu berlalu, hingga bayi itu tumbuh
waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi tersebut yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna.
hanya saja penampilan pada anak itu tampaknya aneh.
pada suatu ketika setelah anak laki-laki itu pulang dari sekolah
dengan menundukkan kepalanya lalu dia pergi kepelukan sang ibu yang sedang menangis.
dia tahu bahwa hidup anak laki-lakinya itu penuh dengan penderitaan dan kekecewaan.

anaknya berkata kepada ibunya sambil menangis
"Ma, seorang anak laki-laki disekolahku mengejeku, ia berkata saya ini orang yang aneh"
Ibunya pun berkata
"Nak, kamu orang yang sangat tampan bukan orang yang aneh"

waktu demi waktu berlalu
Dan anak laki-laki itu pun tumbuh menjadi dewasa
Ia terlihat menawan dengan kondisi fisiknya yang seperti itu
Ia pun disukai teman-teman sekolahnya karna kebaikan pada dirinya
Dan ia juga mengembangkan bakatnya dibidang sastra menulis dan berbaik musik.
Ia berteman baik dengan teman-teman sekelasnya.

Suatu saat dalam hati sang ibu merasa kasihan kepada putranya itu
dan suatu hari sang ayah bertemu dengan dokter yang bisa melakukan pencangkokan telinga untuk putranya
dan dokter itu berkata,
"saya percaya saya pasti bisa memindahkan sepasang telinga itu untuknya, tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan untuknya."

Kemudian kedua orang tua anak itu mulai mencari siapa yang bersedia mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya untuk putranya itu.
Hari demi hari berlalu
sang anak mulai bertanya kepada ibunya
"Ma, kenapa mama memanjangkan rambut mama, bukannya terlihat indah jika rambut mama pendek seperti biasanya."
sang ibupun menjawab
"mama ingin sesekali memanjangkan rambut mama supaya tampil beda nak"

Beberapa bulan berlalu dan tibalah mereka memanggil putranya
sang ayah berkata kepada putranya
"nak, seseorang yang tidak ingin di sebutkan namanya dan tidak ingin dikenal bersedia mendonorkan telinganya kepadamu,
kami harus segera membawamu kerumah sakit untuk melakukan operasi."

Operasi yang dilakukan pun berjalan dengan lancar
seorang anak laki-laki yang terlahir kembali
bakat yang ia punya menjadi sebuah kejeniusan yang luar biasa

Setelah melakukan operasi tersebut, sang ibu pun jatuh sakit
sakit yang tidak di ketahui dokter, sang ibu tidak bisa berbicara

hari demi hari dilewati oleh keluarga tersebut
dan sang anak bertumbuh dengan baik  dengan bakat-bakatnya itu
Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.
Beberapa waktu kemudian ia pun bekerja sebagai seorang diplomat.

suatu ketika ia menemui ayahnya dan bertanya
"Pa, saya harus mengetahui siapa yang telah bersedia mendonorkan sepasang telinganya untukku.
orang tersebut telah berbuat hal yang luar biasa untuk saya, dan saya sekalipun belum bisa membalas kebaikannya."

Ayahnya menjawab
"Papa yakin kamu tak akan bisa menbalas kebaikan orang yang telah mendonorkan telinganya untukmu"
ayahnya diam sejenak dan kembali berkata
" Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagi kamu untuk mengetahui semua
rahasia ini."

tahun berganti tahun, kedua orang tua itu tetap menyimpan rahasia
hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu.
dimana sang ibu meninggal dunia karna sakit yang di deritanya.

dan di hari itu sang ayah dan anak itu berdiri di tepi jenazah sang ibu yang baru saja meninggal
Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang
terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah bahwa sang ibu tidak memiliki telinga.
sang anak pun terkejut dan menangis.

sang ayah berbisik kepada anaknya
"Mama kamu pernah berkata bahwa ia mulai senang memanjangkan rambutnya. dan tak seorangpun yang menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?."

tahun demi tahun terlewati setelah kepergian sang ibu
putranya pun menikah dan menjadi seseorang yang sukses berkat pengorbanan sang ibu.

Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam batin.
Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat.
Cinta yang sejati tidak terletak pada perbuatan kasih yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada perbuatan kasih yang telah dikerjakan namun tidak diketahui

Ahmad Hafizh