Disatu saat ada seorang ayah dan dua orang anaknya
Pada suatu hari, sang ayah menyuruh kedua anak kedalam hutan
Untuk mengambil sebuah ranting yang berbentuk terbaik
Dengan syarat saat mereka menemukan ranting itu, mereka
tidak boleh menggantinya dengan ranting yang lain
Anak pertama masuk ke hutan, dia menemukan sebuah ranting
tetapi tidak di ambil
Dia berfikir pasti di depan sana ada ranting yang lebih baik
lagi
Dia terus berjalan dan terus berjalan dan akhirnya dia
menemukan ranting lagi, ranting yang lebih baik dari ranting sebelumnya.
Anak itu belum puas, dia lanjut berjalan untuk mencari
ranting yang lebih baik dari ranting yang sebelumnya, dan tanpa sadar dia sudah
keluar dari hutan, Tanpa membawa sebuah rantingpun.
Dan saat bertemu dengan ayahnya, anak pertama berkata, “harusnya
ada sebuah ranting yang di ambil”
Sang ayah tersenyum, sang ayah berkata tertuna “ andai kita
tahu kapan hutan itu akan berakhir”
Kemudian anak kedua keluar, ia membawa ranting yang biasa
saja.
Dan anak pertama berkata, dia banyak menemukan ranting yang
lebih bagus dari pada ranting yang di temukan oleh anak kedua.
Dan ayahnya pun bertanya, “ nak, kenapa kau pilih ranting
itu?”
Dan anak kedua berkata, “ saya memilih ranting ini karna
saya menyukainya, walaupun didepan sana banyak ranting yang lebih bagus, dengan
sebuah rasa suka dalam perjalanan timbulah rasa sayang, dan saat saya keluar
dari hutan saya jatuh cinta kepada ranting ini”
DALAM HAL INI DI KUTIP BAHWA “ KITA JANGAN TERPAKU UNTUK
MENCARI YANG LEBIH BAGUS DAN MELEWATKAN YANG SUDAH TERLIHAT BAGUS DI DEPAN MATA
DAN PADA AKHIRNYA KITA BERAKHIR KEMBALI DI PENGHUJUNG DIMANA KITA TIDAK
MENEMUKANNYA LAGI. JIKA KITA SUDAH MENEMUKAN DAN SUDAH TERLIHAT BAGUS DI DEPAN
MATA COBALAH AMBIL, KARNA DARI HAL ITU KITA PELAN-PELAN DAPAT MENGUBAH RASA
ITU. JANGAN TERLALU TERGIUR DENGAN HAL YANG LEBIH BAGUS , KARNA KITA TIDAK AKAN
TAHU APA YANG AKAN TERJADI DI DEPAN SANA JIKA KITA TERUS BERJALAN. “
Apa yang harus saya lakukan ?
Ahmad Hafizh
Thursday, June 9, 2016
