Most Recent

Puisi - Awal Jumpa Yang Biasa Saja


SEIRING WAKTU BERJALAN TANPA KUSADARI KAU CURI PANDANG DENGANKU

TAK KUTAHU HINGGA AKHIRNYA KU TAHU ITU

SIKAP MANIS MU ACAPKALI BUAT KU TERSIPU MALU SENDIRI

DIKAGUMI TANPA MENGAGUMI

SEMUA YANG KAU LAKUKAN MEMBUAT AKU TERKESAN

SEJAK SAAT ITU

PERLAHAN KAU HADIR TEMANI  HARI-HARIKU

SEMBARI KAU COBA TUK MENGETUK HATI YANG TAK MUDAH KAU SENTUH

DICINTAI TANPA MENCITAI

MAAF

SAKIT MEMANG KUTAHU ITU

NAMUN

KU INGIN KAN DATANG SEORANG YANG BENAR MENGETUK PINTU HATIKU

MENYENTUH JIWAKU DENGAN SUNGGUHNYA

SUKAR

KU TAHU ITU

NAMUN ITULAH CARAKU TUK MENGHAPUSKAN TRAUMA MASA LALUKU

MENCINTAI TANPA DICINTAI

YA ITU YANG KU RASA

BAK SAMPAH JALANAN YANG HADIRNYA TAK PERNAH DIHARGAI

BERJUANG TANPA DIPERJUANGKAN

MENANGIS SEORANG DIRI KETIKA HATI DIKHIANATI

MENCOBA MEMAAFKAN NAMUN KEMBALI TERLUKA

KULEWATI HARI DAN KUNIKMATI PERIHNYA

KINI

KU BIARKAN KAU MENGISI KISAHKU 

AGAR KU TEMUKAN KETULUSAN YANG KU CARI

NAMUN TAMPAKNYA KAU SULIT…

ACAPKALI TERLINTAS DALAM FIKIRKU

SIAPA AKU MENGUJI SABARMU??

PANTASKAH AKU ??

ACAPKALI KU PASRAHKAN KEADAAN INI

NAMUN  KAU KEMBALI HADIR DENGAN HARAPANMU

TAPI TAMPAK SULIT BAGIMU MENGGAPAPAI HATIKU

TERKADANG

NTAHLAH                                              

                                                                                                                                                    By nden

Ahmad Hafizh Tuesday, November 10, 2020
Puisi - Senja , Jingga , Biru , Hujan dan Pelangi


 Hai Senja

Aku merindukanmu

Sudah lama kita tidak berjumpa, atau lebih tepatnya aku tidak pernah menemuimu lagi

Jarang sudah aku membuka jendela kamarku untuk melihatmu


Hai Senja

Mengapa warnamu begitu indah, dan mengapa keindahan mu hanya sementara

Tapi sementaramu itu banyak membuat orang bahagia

Banyak yang telah kau temani

Walau hadirmu sementara kamu telah membuka gelap malam serta ditemani gemerlap bintang-bintang dan bulan


Hai jingga

Hadirmu ada setelah senja dan gelap malam telah berlalu

Hadirmu juga banyak ditunggu-tunggu

Hadirmu membuka hari-hari baru para mereka yang akan melangkahkan kaki untuk melakukan aktifitas mereka


Hai jingga

Mengapa kau hanya sementara juga sama seperti senja

Namun hadir yang sementara itu pun sangat berarti

Menemani langkah serta di selimuti sejuknya embun pagi


Hai biru

Kini kamu menggantikan tugas senja dan jingga

Kini kamu yang mewarnai dan menenami segala aktifitas kami

Tanpa adanya kamu mungkin hari-hari ini tidak terasa lengkap


Hai hujan

Terkadang hadirmu menimbulkan cacian dari mereka yang tidak bersyukur

Dan tidak terkadang pula, hadirmu membawa kebahagiaan kepada mereka yang menantikanmu

Hadirmu membawa anugrah kepada kami


Hai hujan

Kini aku menjadi sepertimu

Hadirku mungkin telah membawa hal buruk kepada seseorang

Kini aku juga ingin sepertimu, karna hadirmu juga bisa membawa kebahagiaan kepada banyak orang


Hai hujan

Terkadang kamu membuatku terasa iri

Karena setelah hadirmu berlalu, kamu menghadirkan pelangi yang sangat indah

Sebab itu orang-orang yang tadinya murung karenamu, mereka menjadi sangat bahagia karna pelangi setelahmu

Dan mereka yang sudah bahagia karena hadirmu, menjadi semakin bahagia karena pelangi itu

Aku ingin seperti itu, walau aku terlihat sangat buruk aku ingin bisa membuka senyum mereka padaku

Ahmad Hafizh Tuesday, October 20, 2020
Puisi - Hadirmu
Hadirmu membawa sebuah warna baru
Hadir yang membawa keceriaan dan kenyamanan
Engkau bagai sebuah pelita yang menerangi hatiku dari kegelapan
Senyummu membawaku kesebuah tempat kedamaian

Ini sebuah ungkapan hati
Bukan sebuah bentuk rayuan

Bibir ini tidak sanggup untuk berkata
Aku tidak bisa tuk bersikap romantis
Aku tidak bisa tuk berkata lagi
Tatapan matamu dan senyummu membawa kedamaian dalam hatiku

Rasa yang selalu tumbuh
Tapi kutakut akan gagal

Aku tersudut seorang diri
Kupandangi langit yang luas tak terbatas
Kuraba hati kembali dan berfikir
Apakah aku bisa, dan apakah aku pantas

Jika aku harus amnesia
Aku ingin melupakan semua hal itu sesegera mungkin
Jika berjumpa denganmu dan melihat senyummu itu hanya mimpi
Aku ingin tidur kembali dan memimpikan itu kembali
Jika ini sebuah rasa cinta
Aku ingin menyimpannya
Dan jika aku bisa diizinkan bersamamu
Aku hanya minta dua waktu padamu
Sekarang dan selamanya.

Ahmad Hafizh Thursday, May 17, 2018
Puisi - Mengenalmu


Hai, gadis kecil yang mengetuk hatiku
Senyummu dan tingkah lucumu selalu menari-nari didalam pikiranku
Tatapan matamu telah mengobok-obok hatiku

Dimalam itu
Entah apa yang mebawaku kesana
Singgah untuk membeli segelas air
Disitulah pertama kali kubertemu denganmu

Sepertinya rasa yang telah lama mati itu kembali ketika kuberjumpa denganmu
Tetapi itu hanya sebuah rasa yang bisa ada untuk sementara atau selamanya

Dengan diri yang pemalu ini hanya bisa melihat dari kejauhan
Ketika terasa rindu hanya melintas sambil melirik
Ketika Berjumpa hanya bisa melihat senyum tanpa bisa berbicara

Mungkin hanya ini sebatas ku mengenal dan dikenal
Lewat perantara segelas air untuk menatapnya
Malu untuk menyapa apa lagi untuk berbicara

Disini aku hanya menunggu
Menunggu untuk bersama
Ataupun menunggu perpisahan itu tiba

Ahmad Hafizh Sunday, April 15, 2018
Renungan tentang - IBU

Apakah kamu tahu dimana kamu bisa melihat surga yang paling dekat dan sangat lekat pada kita? Surga yang paling dekat dan akan semakin dekat hanya dengan kamu berbakti dengannya, yaitu IBU?
Kita sering membantahnya ketika ia meminta pertolongan, kita sering membangkangnya, berkata keras padanya. Terkadang ia sering menelpon mu ketika kamu sedang berkumpul bersama teman-temanmu dan kamu tidak mengangkat, ataupun ketika kamu mengangkat dan ia memintamu untuk pulang tetapi kamu berkata “nanti”. Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi kelak ketika ibumu memintamu untuk pulang dan jika kamu tidak menurutinya. Ingatlah dosa-dosa yang sering kita lakukan kepada ibu kita, sering berkata kasar padanya, sering membantahnya.
Ingatlah kembali kebaikan ibu dan ayah kita, ketika kita masi kecil mereka selalu menjaga kita, ketika kita rewel nangis ia selalu menimang kita hingga tertidur, ketika kita merengek meminta ini itu mereka selalu berusaha untuk membelikannya walau dalam keadaan susah, ketika kita sakit mereka selalu kekurangan waktu tidur karna menjaga kita karna takut kita sedang kesakitan dan mereka tidak tahu,kita yang dekat dengan ayah dan ibu walau sudah dewasa ia selalu  menjaga kita, ketika kita jauh atau dalam rantauan mereka selalu menanyakan kabar kita menanyakan apakah kita sudah makan atau belum. Kita yang dekat dengan orang tua kita apakah kita sering bersama mereka berkumpul bersama mereka atau kita hanya berkumpul bersama teman-teman kita, kita yang jauh di rantauan apakah kita sering menanyakan kabar mereka, apakah kita sering menghubungi mereka untuk berbicara. Ketika ibu kita menghubungi kita untuk mengetahui kabar atau ingin berbicara karna rindu pada kita apakah langsung membalas atau mengangkat telfon darinya. Mereka selalu mendoakan kita, mendoakan untuk kebaikan kita dan apakah kita juga telah mendoakannya? .
Ada beberapa kewajiban kita terhadap orang tua:
1.       Taat dan berbakti kepada orang tua.
2.       Mendo’akan kedua orang tua.
3.       Menjaga ucapan kita agar berbicara dan berbuat baik kepada orang tua.
Sudah menjadi ketetapan Allah bahwa Ia meletakkan kemuliaan pada sosok seorang Ibu. Ibu yang mengandung dengan susah payah, dengan lemah berbulan-bulan menahan sakit. Sudah menjadi ketetapan Allah jika ada seorang Ibu meninggal dalam melahirkan anaknya, Ia termasuk golongan yang syahid di jalan Allah. Dan sudah menjadi ketetapan Allah bahwa Ia meletakkan surga di telapak kaki Ibu. Dan itu sudah menjadi ketetapan-Nya,bahwa Ia meletakkan ridho-Nya di atas ridho ibu. Memang telah menjadi ketetapan_Nya bahwa Ia menyandangkan kemuliaan pada sosok seorang Ibu.
jadi kita sebagai anak harus berbakti kepada kedua orang tua, terutama pada ibu. Karena ibu yang telah mengandung, melahirkan, menyusui, mengasuh dan merawat lalu membesarkan kita sampai saat ini. ibu bawel,cerewet bukan karena jahat, akan tetapi sangat menyayangi kita dan ia takut jika kita terluka. Ketika ibumu berkata rindu, ingin bertemu denganmu, memintamu pulang, segera lakukanlah. Jika itu menjadi permintaan terakhirnya dan kamu mengabaikannya kamu akan menyesalinya nanti.

Jangan sibuk mencari surga yang jauh jika ada surga yang dekat dengan kita, jangan melawan kepada orang tua, membentak kepada orang tua, sayangi ayah dan ibumu jaga mereka selagi mereka masih ada, doakan mereka agar selalu sehat. Ingatlah kepada mereka karna “Ada surga dirumahmu” . 


Ahmad Hafizh Monday, December 18, 2017
Bahagiamu

aku pernah berfikir untuk membahagiakanmu walau kita tidak bersama
mungkin aku bisa menjadi hal lain
seperti aku akan menjadi hujan bila kamu mau
dimana turunnya bisa kamu hendaki sesuka hatimu
dan bentuknya bisa kamu pilih sendiri
rintik-rintik, hujan biasa, atau badai
aku akan menjadi hujan sesuka hatimu yang dimana kapanpun kamu ingin hujan itu timbul dan berhenti

jika kamu ingin, aku juga akan menjadi matahari
dimana hangatnya bisa kamu hendaki sesuka hatimu
jika kamu ingin panas aku akan bersinar seperti matahari di siang hari
dan jika kamu butuh kehangatan aku akan bersinar seperti sore hari

yang tidak bisa aku lakukan adalah menjadi matahari dan hujan dalam satu waktu
seperti aku tidak bisa menjadi semua yang kamu inginkan dalam satu waktu
tapi ada satu cara agar hujan dan matahari bisa memberi kesan
seperti aku akan memberi sebuah kejutan yang indah untukmu
misalnya , pada sore hari aku akan menjadi hujan dan tiba-tiba reda
lalu aku akan segeera menjadi matahari yang bersinar di senja
aku akan membuatkanmu pelangi yang indah
kamu bisa melihatnya dari sisi manapun

tetapi aku harus memberi tahumu satu hal yang menyedihkan
pelangi tidak akan bisa bertahan lama
dan aku akan segera pergi jika senja sudah tiada
tetapi untuk menemanimu dimalam hari
aku akan menjadi hujan yang akan menyejukkan hatimu dimalam hari

Ahmad Hafizh Thursday, November 10, 2016
Jika aku gugur

saat cahaya malam terhampar
menyerbu ke bilik kamarku
membalas di segala sudutnya
dan kilau mutiara bintang berkelip
lincah dan genit

telah kudaki jalan setapak
terjal dan berliku
kunikmati setiap kesakitan
berharap ganjaran keabadian kelak

lupakan kepedihan karena kesakitanku
kau tahu aku tak pernah menyerah
rasa sakit ini mengganas di tubuh lemahku
jika ku kalah, bukan berarti ku menyerah

jangan teteskan air matamu
jika nanti ku pergi
jangan sesali
dia menginginkanku pulang
lelah sudah tubuh ini berjalan

jika nafasku mulau satu-satu
selimutilah tubuhku dengan bunga-bunga
jangan teteskan air mata
jangan menangisiku
jangan ucapkan kepergianku dengan kesedihan
tapi lihatlah dikedalaman hatimu
aku tetap tinggal

antarkan aku ketempat terakhir
taburi bunga bunga dan kembalilah pulang
biarkan aku sendiri akan kau dapati
apa yang tak mampu direnggut sang maut
dariku dan kalian

Ahmad Hafizh